Manfaat Positif dari Permen Karet untuk Kesehatan — Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan, loh!

Diposting pada

Tak hanya anak-anak, para remaja bahkan sampai dewasa sekalipun begitu menggemari permen bertekstur kenyal ini. Teksturnya yang mudah untuk dikunyah-kunyah dan bahkan sering dijadikan hiburan dengan meniupnya menjadi sebuah balon. Ternyata tahukah kita, dibalik kesederhanaan permen karet, tersembunyi sejumlah manfaat positif  untuk kesehatan, antara lain bisa memperbaiki memori otak, menyegarkan bau napas, mendukung upaya mengurangi kebiasaan merokok dan bahkan membantu mengurangi berat badan.

Namun perlu diperhatikan, untuk mendapatkan manfaat positif dari permen karet, tentunya kita harus memilih kualitas permen karet yang tidak mengandung gula. Pada jenis ini, rasa manisnya dari pemanis buatan, seperti aspartam, sorbitol atau xylitol. Beberapa bahan pemanis buatan ini cenderung tidak akan menyebabkan lubang-lubang kecil pada gigi. Selain itu juga, permen karet dengan jenis bebas gula seperti ini mengandung kurang dari 5 kalori, sedangkan permen karet biasa memiliki 10 kalori.

Mari kita simak penjelasan lengkapnya, mengenai manfaat positif dari permen karet.

Membantu menurunkan berat badan

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang-orang yang sering mengunyah permen karet cenderung makan dengan jumlah kalori yang lebih sedikit pada saat makan siang dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengunyah permen karet sebelumnya. Hal ini tentunya akan membuat nafsu makan menjadi jauh lebih terkontrol. Selain itu juga, keinginan untuk memakan camilan pun menjadi berkurang. Namun walau pun begitu, tentunya harus tetap rutin melakukan olahraga serta menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

 

Membantu kerja otak

Mengonsumsi permen karet dapat memperbaiki area kognitif, seperti memori episodik, memori kerja serta kecepatan mengolah persepsi. Namun, ternyata hal ini masih memerlukan penelitian yang lebih luas untuk mengonfirmasi hal tersebut.

 

Menjaga kesehatan gigi dan juga mulut

Mengunyah permen karet yang bebas gula secara rutin selama 20 menit tiap setelah makan dapat membantu produksi air liur, selain itu juga efektif dalam membersihkan gigi dari bakteri. Namun itu bukan berarti kita bisa mengabaikan fungsi menyikat gigi.

 

Namun di sisi lain ternyata permen karet juga mempunyai sisi negatifnya, terutama kandungan sorbitolnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 16 butir permen karet yang mengandung sorbitol dapat menyebabkan diare pada kondisi orang normal. Diketahui bahwa dosis sorbitol yang tinggi mempunyai efek menyerupai obat pencahar atau laksatif.

Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk memerhatikan kandungan permen karet. Serta tetap menjaga jumlah permen karet yang dikonsumsi setiap harinya agar tidak terjadi masalah.

Artikel Serupa :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.